Mendapat tugas membuat cerita liburan? berikut sajikan beberapa contoh cerita liburan ke Jogja dalam bahasa Inggris beserta Bahasa Inggris Tentang Liburan ke JogjaJogja dikenal sebagai kota pelajar, wisata dan budaya. Di Jogja, ada banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi seperti Malioboro, Candi Prambanan, Keraton, Pantai Parangtritis, dan masih banyak lagi. Setiap tempat memiliki keindahan dan keunikannya masing-masing. Dan, salah satu dari kalian mungkin sudah pernah mengunjungi tempat-tempat wisata di Jogja pengalaman saat liburan adalah ide terbaik untuk menulis cerita bahasa Inggris, selain lebih mudah, kita juga sudah punya ide atau gambaran apa yang ingin kita tuangkan kedalam tulisan Cerita Liburan Ke Jogja Dalam Bahasa Inggris1. Cerita Liburan Ke Candi Borobudur2. Cerita Liburan Ke Candi Prambanan3. Berkeliling Di Malioboro4. Cerita Liburan ke Pantai Parangtritis5. Mendaki Gunung MerapiContoh Cerita Liburan Ke Jogja Dalam Bahasa InggrisAda banyak sekali destinasi wisata di Jogja, namun untuk artikel kali ini, hanyak akan menyajikan contoh cerita liburan ke Jogja khusus dibeberapa tempat seperti Candi Borobudur, Prambanan, Malioboro, gunung merapi dan pantai Cerita Liburan Ke Candi BorobudurI was very excited when I learned that my company was sending me on a vacation to Borobudur temple. I had always wanted to visit this ancient Buddhist temple, and now I finally had the arrived in Yogyakarta, the city where the temple is located, on a hot July day. After checking into my hotel, I immediately set out to explore the city. The next day, I woke up early and made my way to the temple was even more beautiful than I had imagined. It was huge, and there were so many intricate details carved into the stone. I spent hours exploring every corner of the temple, and taking pictures of course!By the time I left Borobudur, it was already getting dark. I made my way back to Yogyakarta, tired but happy. Finally, my dream to visit Borobudur came itu, saya sangat senang mengetahui bahwa perusahaan saya mengirim saya berlibur ke candi Borobudur. Saya selalu ingin mengunjungi candi Buddha ini, dan saya akhirnya memiliki kesempatan untuk berlibur tiba di Jogja, sebuah kota dimana candi itu berada, pada hari yang panas di bulan Juli. Setelah check in ke hotel, saya segera pergi untuk berkeliling kota. Keesokan harinya, saya bangun pagi-pagi dan berangkat menuju candi itu bahkan lebih indah dari yang saya bayangkan. Borobudur ternyata sangat besar, dan ada begitu banyak detail rumit yang diukir di candi itu. Saya menghabiskan waktu berjam-jam menjelajahi setiap sudut candi, dan tentu saja mengabadikan beberapa momen!Saat saya meninggalkan Borobudur, hari sudah mulai gelap. Saya kembali ke Yogyakarta, saya terasa sangat lelah tapi saya sangat senang. Akhirnya, cita-cita saya mengunjungi candi Borobudur menjadi Cerita Liburan Ke Candi PrambananFinally, the day has arrived. I woke up early in the morning, put on my best clothes and went to pick up my friends. We hired a car and asked the driver to take us to Prambanan Temple. On the way, we stopped at a restaurant for breakfast. We ordered some traditional food and it tasted breakfast, we continued our journey to Prambanan Temple. Along the way, we saw beautiful rice fields and mountains. We also saw some traditional villages. It was a very scenic arrived at Prambanan Temple around noon. We were amazed by the size and beauty of the temple. We took some pictures and then explored the temple complex. There were many temples and sculptures to see. We also went inside one of the temples to see the beautiful statues and exploring the temple complex, we went to a nearby restaurant for lunch. We had some more traditional food and it was very lunch, we walked around the temple complex some more. We took more pictures and then started our journey back to the hari itu telah tiba. Saya bangun pagi-pagi sekali, mengenakan kostum wisata terbaik saya dan pergi menjemput teman-teman saya. Kami menyewa mobil dan meminta sopir untuk mengantar kami ke Candi Prambanan. Dalam perjalanan, kami berhenti di sebuah restoran untuk sarapan. Kami memesan makanan tradisional dan rasanya sangat sarapan, kami melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan. Sepanjang jalan, kami melihat sawah dan pegunungan yang indah. Kami juga melihat beberapa desa dengan nuansa tradisional. Itu adalah perjalanan yang sangat tiba di Candi Prambanan sekitar tengah hari. Kami kagum dengan ukuran dan keindahan candi. Kami mengambil beberapa foto dan kemudian menjelajahi kompleks candi. Ada banyak candi dan patung untuk dilihat. Kami juga masuk ke dalam salah satu candi untuk melihat patung dengan relief yang menjelajahi kompleks candi, kami pergi ke tempat makan terdekat untuk makan siang. Kami memesan makanan tradisional dan itu sangat makan siang, kami berjalan di sekitar kompleks candi lagi. Kami mengambil lebih banyak foto dan kemudian memulai perjalanan kembali ke JUGA10 Contoh Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Tentang LiburanPercakapan Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Pantai5 Contoh Dialog Asking and Giving Opinion Tentang Liburan20 Contoh Descriptive Text Singkat dan Artinya3. Berkeliling Di MalioboroIt was sometime in early November when I decided to take a vacation in Malioboro, Yogyakarta. I had always wanted to visit this place because of its rich culture and arrived in Yogyakarta on a hot day. I checked into my hotel and then went out to explore the city. I walked around for hours, taking in the sights and sounds of the city. I also did some shopping in the many next day, I woke up early and made my way to Malioboro Street. This is a famous street in Yogyakarta, and it is always full of people. I also did some shopping here, buying souvenirs for my family and then made my way to the Sultan Palace. This is a beautiful palace, and it is the home of the Sultan of Yogyakarta. I took some pictures and then toured the inside of the touring the Sultan Palace, I was planning to visit Taman Sari but it was already getting late so I decided to go back to my hotel. I took a rest and prepared some things for a trip to Parangtritis beach in the next itu di awal November saya memutuskan untuk liburan ke Malioboro, Yogyakarta. Saya selalu ingin mengunjungi tempat ini karena Jogja memiliki budaya dan kaya akan peninggalan tiba di Yogyakarta pada saat tengah hari. Saya check in ke hotel dan kemudian pergi menjelajahi kota. Saya berjalan-jalan selama berjam-jam, menikmati pemandangan dan suara khas perkotaan. Saya juga menyempatkan berbelanja di harinya, saya bangun pagi dan berjalan di Malioboro. Malioboro adalah jalan terkenal di Yogyakarta, dan selalu ramai. Saya juga berbelanja di sini, membeli oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman kemudian melanjutkan perjalanan wisata ke keraton. Itu adalah keraton yang indah, dan merupakan rumah Sultan Yogyakarta. Saya mengambil beberapa foto dan kemudian berkeliling ke bagian dalam berkeliling Keraton, saya berencana untuk mengunjungi Taman Sari tetapi hari sudah semakin larut jadi saya memutuskan untuk kembali ke hotel. Saya beristirahat dan mempersiapkan beberapa hal untuk perjalanan ke pantai Parangtritis keesokan Cerita Liburan ke Pantai ParangtritisIt was the third day of my vacation in Yogyakarta. My friends and I had been planning to go to the beach for a long time, but we never had the chance. Finally, we decided to go to Parangtritis Beach, which is about one hour away from the spent the whole day walking around the beach, taking pictures, and tasting some food in the seashore restaurants while enjoying sunset. We left the beach at around 7 PM, feeling exhausted but happy. It was an amazing day that we would never itu adalah hari ketiga saya berlibur di Yogyakarta. Saya dan teman-teman sudah lama berencana untuk pergi ke pantai, tetapi kami tidak pernah punya kesempatan. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Pantai Parangtritis yang jaraknya sekitar satu jam dari menghabiskan sepanjang hari berjalan di sekitar pantai, berfoto, dan mencicipi makanan di restoran tepi pantai sambil menikmati matahari terbenam. Kami pulang pantai sekitar jam 7 malam, kami merasa kecapean tetapi kami bahagia. Itu adalah hari yang luar biasa yang tidak akan pernah kami Mendaki Gunung MerapiIt was the fourth day of my vacation in Yogyakarta. I and my friends had planned to conquer the top of Merapi Mountain that day. So, we went directly to Selo, Boyolali after breakfast in the morning. It was about 10 when we arrived in Selo. Then we were looking for a jeep that would take us to the foot of Merapi Mountain. Fortunately, we found one arriving at the foot of Merapi Mountain, we began our trip by climbing the mountain. On the trip, we saw a lot of unique things. The first was the view of the mountain itself. Merapi is a very beautiful mountain. Then, we also saw the black sandy areas which were the results of the eruption of Merapi Mountain a few years it was tiring, but the scenery around us made us forget our fatigue. We saw the beauty of Merapi Mountain and its surroundings from the top. We took some times to enjoy the scenery and took some pictures there. Finally, we started our descent at 4 the bottom, we were very happy. We had conquered the top of Merapi Mountain and got an amazing experience that we would never itu adalah hari keempat liburan saya di Yogyakarta. Saya dan teman-teman telah merencanakan untuk menaklukkan puncak Gunung Merapi hari itu. Jadi, kami langsung menuju Selo, Boyolali setelah sarapan pagi. Sekitar pukul 10 pagi kami tiba di Selo. Kemudian kami mencari jeep yang akan mengantar kami ke kaki Gunung Merapi. Untungnya, kami mendapatkannya dengan sampai di kaki Gunung Merapi, kami memulai perjalanan dengan mendaki gunung tersebut. Di perjalanan, kami melihat banyak hal unik. Yang pertama adalah pemandangan gunung itu sendiri. Merapi adalah gunung yang sangat indah. Kemudian, kami juga melihat hamparan berpasir hitam hasil erupsi Gunung Merapi beberapa tahun melelahkan, namun pemandangan di sekitar kami membuat kami melupakan rasa lelah kami. Kami melihat keindahan Gunung Merapi dan sekitarnya dari atas. Kami menyempatkan diri untuk menikmati pemandangan dan berfoto disana. Akhirnya, kami mulai turun gunung pada jam 4 di bawah, kami sangat senang. Kami telah menaklukkan puncak Gunung Merapi dan mendapatkan pengalaman luar biasa yang tidak akan pernah kami beberapa contoh cerita bahasa Inggris tentang liburan ke Jogja, semoga bisa membantu memberikan inspirasi untuk menulis cerita bahasa Inggris versi pembaca sendiri.
Orientation liburan yang lalu, aku pergi ke Bandung dengan teman saya, Asep. kami menghabiskan liburan di sana. kami pergi ke bandung dengan bus. Jadwal bus dari Brebes adalah pukul 07.00 pagi dan tiba di Bandung pada 11:30 Events: Pada hari pertama, kami pergi ke kebun binatang Bandung. Harga tiketnya hanya Rp 30.000. koleksi Hewan-hewan di
Tuhkan jadi pengen liburan di Jogja lagi! Liburan sekolah tahun yang lalu saya tidak pernah pergi kemana-mana. Dalam liburan sekolah tahun ini, kami sekeluarga memastikan untuk buat berlibur di Jogja. Jogja termasuk salah satu lokasi dimana tempat secara geografis letaknya juga berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Jogja yang pemimpin pemerintahannya adalah Sultan tersebut termasuk suatu lokasi yang dikunjungi oleh para pengunjung, yaitu lokasi wisata serta beberapa kuliner khas Jogja. Pada tahun 2016 kami sekeluarga berlibur di Jogja selama 2 hari 2 malam. 2 hari itu kami mendatangi banyak lokasi. Dimulai dari daerah ujung Utara Jogja, kami mendatangi objek wisata Gunung Merapi, suasananya hawa, sejuk dan dingin, menyambangi lokasi museum Ulen Sentalu, hingga ke ujung selatan Jogja dimana berupa kawasan Pantai Parangtritis, Candi Borobudur dan Candi Prambanan, serta Pasar Seni Gabusan. Sebagai urusan kuliner, kami pun mengetes banyak jenis kuliner khas dari Jogja. Diawali dari pecel depan Pasar Beringharjo, beraneka ragam gudeg di Wijilan, bakmi jowo yang berada di kawasan Alun-Alun Utara. Banyak kenangan dan pengalaman yang sangat dahsyat yang kami peroleh selama kami berada di daerah Jogja. Refleshing untuk menghilangkan sebuah rasa stres pada diri kita sekembalinya kami dari Jogja. Bermacam rupa oleh-oleh bakal kita bagikan family, tetangga kita, kawan-kawan serta sahabat sejati. Dimulai dari batik, kaos-kaos Jogja, bakpia, hingga aneka makanan tradisional dimana menjadi sebuah oleh-oleh khas Jogja yang sudah kami borong atau belanja semua serta di kemas ditata di dalam sebuah bagasi kemudian sudah usai kami berbelanja sebuah oleh-oleh khas Jogja, kami melanjutkan perjalanan ke rumah saudara kami yang di daerah parangtritis itu lalu kita menginap di rumah saudara kita karena perjalanan menuju ke rumah sangat jauh. Beberapa hari kemudian kita sudah menginap di rumah saudara dan selanjutnya kami akan memperlanjutkan perjalanan pulang kita, habis itu kita lanjutkan perjalanan dan kita beristirahat dulu supaya tidak mengantuk di sebuah perjalanan. Selama itu kami sudah selesai istirahat kami akan lanjutkan perjalanan ke rumah lalu di sebuah perjalanan sangat jauh sekali banyak sekali sebuah pemandangan yang indah sekali, sejuk, dan banyak sekali pepohonan di sepanjang jalan lalu, lalu kita sudah di perjalanan untuk pulang. Kemudian kami sekeluarga sudah sampai di rumah dengan selamat tiba-tiba sampai di rumah jam malam. Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya “Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.” Berikan Komentar Tim Dalam Artikel Ini
Ceritadi Yogyakarta. Cerpen Karangan: Erfransdo. Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Remaja. Lolos moderasi pada: 7 October 2020. Pukul 6 pagi aku dan teman-teman SMAku berangkat menuju Yogyakarta dari Sukabumi. Udara pagi saat itu sangatlah dingin, aku pun memutuskan untuk memakai jaket agar badanku tetap terasa hangat.
detikTravel Community - Bagi traveler yang sudah pernah liburan ke Yogyakarta pasti rasanya tidak akan pernah bosan jika harus kembali ke sana. Seperti itulah yang saya tempuh ±564 km Jakarta - Yogyakarta menggunakan kereta tak menyurutkan keinginan untuk tetap berkunjung dan berwisata di Kota penuh mantra nan Istimewa. Selalu menarik membahas tentang yang teletak di bagian selatan Pulau Jawa ini penuh dengan aneka kuliner dan tempat wisata yang komplit mulai dari wisata pantai, pegunungan hijau hingga peninggalan sejarah. Setiap ke Yogyakarta saya selalu menyempatkan untuk sarapan ke Saoto Bathok Mbah Katro yang terletak di daerah Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Kab. yang pas, disajikan dalam mangkok yang terbuat dari Batok Kelapa, rasa yang juara serta lokasi yang dikelilingi sawah ini menjadi tempat favorit untuk kuliner di Yogyakarta memang tidak pernah ada habisnya, makan siang kali ini saya mencoba tempat dengan nama Jiwajawi Jogja yang terletak di daerah Salakan, Bangunjiwo, Kasihan, Kab. Bantul. Jarak dari Pusat Kota Yogyakarta ke Jiwajawi Jogja ±15 makan di Jiwajawi Jogja ini seperti makan di tengah hutan, dipenuhi pepohonan, udara yang sejuk, nuansa pedesaannya begitu terasa dan tentunya rasa makanan di sini juga juara, d'Travelers harus coba jika datang ke mengisi energi dengan makan siang di Jiwajawi Jogja, saya melanjutkan berwisata ke Pantai untuk menikmati sore hari di sana. Tujuan saya kali ini adalah Pantai Parangkusumo di daerah Parangtritis, Kab. duduk-duduk di Pantai menikmati matahari terbenam atau wisatawan ingin menikmati sensasi naik andong atau pun mobil jeep juga bisa. d'Travelers bisa berfoto dengan latar belakang matahari terbenam, lumayan untuk menambah koleksi foto atau pun feed lengkap rasanya ke Yogyakarta tanpa datang ke Kulon Progo. Kabupaten yang satu ini menyimpan banyak destinasi wisata alam. Kali ini saya menyempatkan untuk datang ke Curug Kedung menuju ke Curug ini dapat dikatakan cukup menantang, tanjakan dan turunan yang tajam sehingga d'Travelers harus ekstra hati-hati ketika menuju ke semua itu terbayarkan begitu sampai ke lokasi. Suasana sejuk, pepohonan yang rindang, gemericik air terjun yang begitu segar menjadi bayaran untuk d'Travelers yang juga penuh dengan peninggalan sejarah seperti candi atau pun artefak satunya adalah tempat favorit saya menikmati sore hari yang tidak begitu jauh dari Pusat Kota Yogyakarta, yaitu Kraton Ratu yang berada di atas bukit dengan ketinggian ±195,97 m di atas permukaan laut ini begitu menenangkan, syahdu dan tentunya indah. Dari atas Kraton Ratu Boko ini juga kita dapat melihat Candi Prambanan yang begitu sedikit cerita saya ke Yogyakarta kali ini, tak pernah bosan rasanya datang ke Kota Yogyakarta. Oh iya, semua perjalanan ini dilakukan pada saat status PPKM Jawa-Bali level 1 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat selama perjalanan. Tetap jaga kesehatan dan protokol kesehatannya ya d'Travelers.
Liburansemester 1 ganjil tahun ini saya tidak pergi ke mana-mana. Contoh Cerpen Tentang Liburan. Pagi ini ku bersiap mengawali liburanku. Ren mematikan alarm seraya melihat jam di alarm. Berikut contoh karangan tentang pengalaman liburan ke pantai. Liburan dirumah ke pantai ke bali ke Jogja ke Makassar dan masih banyak lagi.
Cerpen Karangan Muhammad Waskito Azhar, SMPN 1 PuriKategori Cerpen Liburan Lolos moderasi pada 26 February 2023 Saat liburan sekolah kemarin saya dan keluarga pergi liburan ke Yogyakarta. Bersama ibu dan kakak. Kami pergi Bersama rombongan dari sekolahnya ibu saya yng mengadakan acara rekreasi Keluarga dengan kendaraan bus wisata. Ini adalah liburan keluarga pertama tanpa ayah saya. Kami tiba di Yogyakarta pada pukul dan melakukan sholat subuh terlebih dahulu, dan melanjutkan pejalanan ke pantai indrayanti. Setelah sampai kami berfoto Bersama dan bersantai menikmati keindahan pantai sambil memakan cemilan dari olahan ikan yang dapat dibeli di sekitar pantai. Pada saat berfoto bersama, ada ombak yang cukup kuat yang menghanyutkan sebatang kayu besar dan mengenai salah satu dari anggota rombongan kami sehingga kakinya robek. Lalu anggota kami yang cidera tersebut dibawa ke puskesmas terdekat untuk diobati. Setelah diobati kami melanjutkan perjalanan lagi ke tujuan ke 2 yaitu bakpia pathok 25 yang merupakan buah tangan yang telah menjadi salah satu ikon Yogyakarta dan oleh-oleh legendaris Yogyakarta. Aku dan keluargaku membeli bakpia disini sebagai oleh-oleh. Setelah itu kami chek hotel. Setelah mandi dan membereskan barang bawaan kami. Lalu dilanjutkan dengan makan malam yang telah disediakan oleh hotel bersama anggota rombongan lainnya. Setelah makan malam kami jalan-jalan ke Malioboro yang letaknya tidak jauh dari lokasi hotel kami. Di Malioboro banyak sekali oleh-oleh yang dapat dibeli mulai dari kelajinan, pakaian dan makanan khas Yogyakarta separti bakpia, yangko, geplak. Berungtung kami berkunjung ke Malioboro saat diadakan pertunjuksn seni. Sehingga bisa melihat pertunjukan sambil menikmati jajanan khas Yogyakarta yang kubeli di pasar Malioboro. Karena sudah malam dan mengantuk kami kembali ke hotel untuk tidur. Tidak lupa juga berwudhu sebelum tidur supaya didoakan oleh malaikat dari tidur hingga bangun tidur dan membaca surat Al Mulk sebelum tidur supaya dibebaskan dari siksa kubur jika dibaca sebelum tidur. Esok harinya, kami sholat subuh dan sarapan di lantai bawah hotel. Kemudian, mengemasi barang bawaan kami supaya tidak ada yang tertinggal. Kami chek out hotel dan pulang. Cerpen Karangan Muhammad Waskito Azhar Blog / Facebook Waskito Azhar Cerpen Liburan Ke Yogyakarta merupakan cerita pendek karangan Muhammad Waskito Azhar, SMPN 1 Puri, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Ke Perancis Oleh Ardha Febri Andini Hallo.. Namaku Mutiara Jessica Laudya.. Umurku 10 tahun Kelas 5 SD.. Aku adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara, kakakku bernama Carla Melisha Laudya ia kelas 3 SMP, Oh Keluarga Bahagia Oleh Maria Adelia Puspa Anjani Namaku Sania, nama lengkapku Sania Minata Ruani. Aku tinggal di kompleks perumahan Indah Purnama. Aku tinggal di sebuah rumah berukuran sedang, bersama dengan keluargaku. Ada Ayahku, Bundaku, Adikku dan Homesick Oleh Litania Lintang G Saat yang lain ingin pergi pergi keluar rumah, aku sebaliknya. Ingin sekali rasanya menghabiskan waktu di rumah selama setahun saja. Perkenalkan namaku resta, dari dulu aku memang jarang menghabiskan Perjalanan ke Kota Tua Oleh Tia Agustina Bulan kemarin kami sedang jalan-jalan di Kebun Raya Bogor karena kami pecinta Traveling dan terpikirlah acara jalan-jalan selanjutnya kami akan pergi ke Kota Metropolitan Jakarta tepatnya di kawasan wisata My Happy Holiday Oleh Andreas Doly Marpaung Ini adalah tahun baru dimana kami untuk berjalan-jalan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tahun ini aku dan keluargaku pergi ke sebuah danau yang adalah salah satu danau di Sumatera Utara “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
KeJogja aja yuk! Liburan merupakan kebutuhan setiap orang. Tanpa harus khawatir tentang kendaraan, sesampainya di Jogja Mas Bro dan Mbak Bro hanya perlu menyewa mobil yang diinginkan. cara mendapatkan uang dengan tulisIN cerita, tulis novel dibayar, noveltoon, cerpen, cerita pendek, dreame, idn times, joylada, artikel, nulis puisi
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Waktu liburan telah tiba aku dan keluargaku akan berlibur di Yogyakarta sambil berkunjung di rumah saudaraku yang tinggal disana karena memang sudah lama tidak bertemu, Saat libur telah tiba keluarga ku memang selalu menjadwalkan liburan untuk menghilangkan kepenatan. Kami berangkat ke Yogyakarta menggunakan kereta api. Kami berangkat dari Stasiun Wonokromo Surabaya pada pukul WIB. Sebelum menaiki kereta aku dan adikku membeli roti untuk mengganjal perut nanti saat di kereta. Saat di kereta aku hanya duduk di tempat sambil melihat pemandangan diluar kereta dan mendengarkan musik. Sekitar 8 jam aku dan keluargaku berada di kereta rasanya sangat capek sekali. Pukul WIB aku dan keluargaku sudah sampai di Yogyakarta, disana aku langsung disambut oleh saudaraku. Setelah itu aku langsung menuju ke mobil dan diajak makan malam di sebuah lesehan makan khas Yogyakarta yaitu gudek, gudek itu rasanya agak manis tapi sangat lezat. Setelah makan aku langsung pulang ke rumahnya saudaraku aku dan keluargaku akan menginap disana sekitar 2 malam. Sampai di rumah saudaraku aku langsung bersih-bersih dan langsung tidurHari pertama di Yogyakarta aku akan pergi ke candi borobudur yang ada di magelang, sebelum pergi ke sana aku dan keluargaku sarapan terlebih dahulu karena perjalanan menuju magelang sangat jauh sekitar 3 jam an. Perjalanan di mulai aku Cuma lihat pemandangan yang ada sambil mendengarkan musik. Setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya aku dan keluargaku sampai di Candi Borobudur, kita langsung membeli tiket dan masuk kedalam. Sebelum masuk ke dalam, tas kita di periksa dahulu karena kalau membawa makanan berat, makanannya akan dikelurkan dan disita. Pemeriksaan selesai akhirnya kita masuk ke dalam candi borobudur dan langsung menaiki kereta kelinci yang sudah disipkan untuk menuju candi borobudurnya. Disana aku dan keluargaku langsung mengelilingi candi borobudur sambil berofoto-foto riang untuk membuat memori yang ada di candi borobudur. Aku, adikku, dan sepupuku naik keatas candi untuk melihat pemandangan dari atas sedangkan orang dewasa ada dibawah karena tangganya juga sangat banyak kalau naik pasti 2 jam aku dan keluargaku di Candi Borobudur, adikku sudah merasakan capek akhirnya adikku minta makan siang dan juga sudah waktunya sholat dhuhur. 1 2 Lihat Cerpen Selengkapnya
HariPertama Liburan di Jogja, Lelah Tapi Hepi. Rabu, 1 Juni 2022 saya, suami, dan kedua anak saya berangkat dari Kota Malang dan ebih tepatnya dari Stasiun Kota Baru. Kali ini adalah pengalaman pertama naik Kereta Api Kertanegara dari Stasiun Kota Baru sebelah Utara. Kereta berangkat pukul 8.20 WIB (tepat waktu sekali) dan tiba di Jogja pukul
Cerpen Karangan Rinda Dwi Septianingsih, SMPN 1 PuriKategori Cerpen Liburan, Cerpen Petualangan, Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 8 January 2023 Waktu dulu sekolahanku mengadakan liburan ke Yogyakarta, saat itu belum ada pandemi CORONA. Pada saat itu, aku dan teman-temanku merasa senang kita semua membicarakan tentang persiapan untuk kesana. “Ah aku tidak sabar bagaimana kalau kita disana,” kata Widia. “Sama aku juga tidak sabar,” kata Sufi. “Nanti kalian tempat duduknya jangan misah ya,” kataku. “Pasti itu, nanti aku tempat duduknya sama kamu ya,” kata Dinar. “Iya, kalau kalian sama siapa aja,” kataku. “Kalau aku sama si Sufi, iya gak Fi,” Kata Widia. “Aku si iya aja,” kata Sufi. “Oh iya pembagian kelompoknya gimana,” kataku. “Kita tanya Bu Desi aja yuk,” kata Dinar. “Oke,” kataku. Beberapa menit kemudian “Kata Bu Desi terserah yang penting isi kelompoknya ada 7 orang,” kata Dinar. “Oke, tinggal 1 orang aja,” kataku. “Siapa yang gak kebagian kelompok,” lanjutku. “Aku,” kata Fia. “Kamu mau gak kelompokan sama kita,” kata Sufi. “Iya daripada aku gak ada kelompok,” kata Fia. “Oke deal ya,” kataku. “Iya deal,” kata mereka kompak. Pagi harinya semua murid kumpul di lapangan, semua baris dengan rapi dan bapak ibu guru yang ikut pun memberi arahan kegiatan disana dari berangkat sampai pulang. “Ayo kita foto dulu sebelum berangkat,” kata Widia yang sekelompok dengan ku. “Ayok,” kompak kita berlima. “Ayo Dinar kita masuk bus,” kataku. “Iya,” kata Dinar. “Kita duduk dimana ya enaknya,” kataku. “Kursi yang ke tiga aja gimana,” kata Dinar. “Ayo,” kataku. “Oh ya kamu bawa apa aja,” lanjutku. “Banyak hehe,” kata Dinar sambil memperlihatkan deretan giginya. Di sepanjang jalan aku menikmati jalanan sambil berbicara dan bercanda dengan anak-anak lainnya. Pada saat itu, aku merasakan kebahagiaan yang luar biasa karena kebersamaan ini. Dipertengahan jalan aku merasa kantuk dan bosan temen-temanku pada tidur, ada juga yang bermain ponsel. Pada akhirnya aku memilih tidur sama dengan mereka walaupun aku merasa tak nyaman. Sampai akhirnya sampai di tujuan pertama kita, yaitu Candi Prambanan. “Heii, bangun,” kata Dinar yang membangunkanku. “Ada apa sih nar,” kataku. “Kita udah sampai di candi,” kata Dinar. “Hah,” kataku. “Kita udah sampai di candi,” kesel Dinar. “Oh udah sampai,” kataku. “Yaudah yuk kita turun, yang lain udah pada turun,” kata Dinar. “Iya, sebentar,” kataku. Waktu aku turun ternyata tempatnya masih sepi. Guru-guru mengarakan kita untuk masuk dengan perkelompok dan setiap kelompok ada guru yang mendampingi. “Ayok kita masuk,” kata Sufi. “Tunggu bu Desi dulu,” kataku. “Ayok gaes, ini kelompoknya udah lengkap kan kita masuknya yang rapi ya,” kata bu Desi yang menjadi guru pendamping kelompokku. “Udah bu,” kata kita bebarengan. “Jangan lupa nanti foto ya,” kata Fitri. “Kalau itu sih jangan sampai kelewatan, iya gak gaes,” kata Widia. “Iya dong,” kata Sufi. Kita berjalan beriringan sambil memutari candi. Dan kita melihat orang-orang yang berkerumun, yang tadinya sepi menjadi ramai. Aku penasaran dengan apa yang terjadi, hingga akhirnya aku dan teman-teman yang lain mendekati kerumunan. Ternyata di sana ada keluarga Anang Hermansyah yang sedang dikerumun oleh orang-orang. Teman-temanku yang laki-laki menghampiri kerumunan tersebut. Aku hanya diam mengamati mereka tetapi, ada tangan yang menyeretku menghampiri kerumunan tersebut. “Heii, kamu ingin membawaku kemana,” kataku. “Aku ingin membawamu kesana, aku penasaran sekali bagaimana family Hermansyah,” kata Fitri. “Hm terserah,” kataku. “Hei ke mari kita ingin foto, kamu ikut foto gak,” kata Sufi. “Eh tunggu, aku juga mau ikut foto,” kata Fitri. “Ayo foto bertujuh,” kata Dinar. Setelah semua foto-foto kita semua berkeliling ke tempat tempat lain yang bagus untuk berfoto. Kemudian guru-guru menyuruh berkumpul untuk kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan. Setelah itu, semuanya mengecek teman disampingnya apakah ada yang ketinggalan atau tidak. Setelah semuanya sudah siap bus melanjutkan perjalanan. Tempat yang dituju pun sampai yaitu Malioboro tempat yang begitu ramai. Semuanya turun dan dipandu oleh guru yang mendampingi disetiap kelompok. Guruku memerintahkan agar kita semua menunggu diluar. Tetapi tidak dengan kelompokku, kelompokku justru mengikuti arahan guru kelompok lain. Kita ditarik oleh seorang bapak-bapak becak, dan kita pun mengikuti si bapak tersebut. “Eh kita nggak nunggu yang lain,” kataku. “Itu semuanya udah pada berangkat,” kata Widia. “Yaudah deh,” kataku. “Emm kita muat nggak, ini kita berempat becaknya kan kecil,” kata Sufi. “Kayaknya sih muat kamu aku pangku mau nggak,” kataku. “Mau mau,” kata Sufi. “Ya udah yuk naik keburu ketinggalan yang lain,” kata Widia. “Ini udah siap kan,” kata si bapak becak. “Siap pak,” seru kita. “Nak ini kita lewat jalan pintas aja ya soalnya kalau lewat jalan besar ramai,” kata si bapak becak. “Iya terserah bapak,” kata Dinar. “Em perasaanku kok nggak enak ya,” kataku. “Mungkin itu cuma perasaanmu aja kali,” kata Widia. “Mungkin,” kataku. “Udah nggak usah dipikirin kita happy-happy aja,” kata Dinar. “Iya,” kataku. Entah hanya perasaanku saja atau gimana yang jelas aku merasa ada yang aneh. Sebab, dari tadi jalanannya sepi dan kita nggak sampai-sampai hanya keliling saja. Akhirnya aku memberanikan untuk tanya pada si bapak. “Maaf pak, kok dari tadi nggak sampai-sampai ya. Apa masih lama ya perjalanannya?” kataku. “Sebentar lagi juga sampai nduk,” kata si bapak becak. Kita hanya mengikuti si bapak karena kita juga baru pertama kali menginjakkan kaki di kota ini. Aku mencoba untuk terus berfikir positif, hingga akhirnya kita melewati jalanan yang lebih besar dari sebelumnya. Dan tiba-tiba turun hujan yang membuat kita panik, untung saja hujannya tidak deras sehingga kita meneduh di toko bak pia. “kalau kalian ingin membeli bak pia silakan,” kata si bapak becak. “Iya pak, kalian beli gak,” kataku. “Iya deh buat ganjal perut,” kata Sufi. “Yaudah tunggu apa lagi, ayo masuk,” kata Dinar. “Enaknya rasa apa ya? Menurut kalian,” kata Widia. “Terserah kamu, kan kamu yang makan ,“ kataku. “Iya juga sih, nanti kalau gak cocok rasanya aku yang repot,” kata Widia. Setelah membeli makanan tersebut kita menuju bapak becak. Tetapi tidak ada bapak becaknya, kita kelimpungan apalagi tidak ada becak yang lain. Sungguh kita panik bukan main disaat seperti ini. Hujan pun belum reda. Akhirnya kita memutuskan untuk mencari becak dengan menerobos hujan. Malam begitu dingin dan menakutkan apalagi kita hanya berempat cewek semua. Hingga akhirnya kita meneduh sambil menunggu tukang becak lewat. Lama kita menunggu sampai akhirnya ada bapak-bapak becak yang mendorong becaknya. “Gaes ada tukang becak,” kataku. “Hah mana,” kata Sufi. “Itu loh,” kataku. “Pakk pakk,” kata kita sambil melambaikan tangan. Bapak tersebut pun mengahampiri kita “Ada apa ya nduk,” tanya bapak tersebut. “Pak boleh gak kita naik becak bapak,” kataku. “Boleh-boleh aja neng, tapi roda becaknya bocor, jadi maaf ya ning,” kata bapak tersebut. “Iya pak gak papa,” kata kita “Emangnya kalian mau kemana,” kata bapak becak tersebut. “Kita mau ke Malioboro pak cuma tadi kita ditinggalin sama bapak becak,” kataku. “Oala nduk yang sabar,” kata bapak becak. “iya pak, makasih,” kata kita. “Yaudah bapak pulang ya,” kata bapak tersebut. “Iya pak, hati-hati,” kata ku. “Iya, kalian juga ya,” kata bapak tersebut. “Terus gimana nasib kita,” kata Dinar. “Gak ada pilihan lain, kita balik ke terminal aja ini juga udah malam banget,” kataku. “Jadi kita gak ke malioboro,” kata Sufi dengan sedih. “Iya daripada kita lanjut jalan, kita kan gak tau arah jalannya,” kataku. “Yaudah deh lagian juga deket dari terminal,” kata Widia. “Yaudah deh,” kata Sufi. Akhirnya kita memilih untuk kembali ke terminal bus tadi. Setelah sampai terminal kita mencari bus yang kita tumpangi tadi. Kita bingung karena tidak menemukan bus tersebut banyak sekali bus yang hampir sama. Tapi kita tidak menyerah untuk terus mencari keberadaan bus tersebut. Lama mencari sampai akhirnya kita menemukan bus yang kita cari. Pertama kita masuk bus tersebut dikagetkan dengan 2 orang, siapa lagi pelakunya kalau bukan teman kita sendiri. “Ehh,” kata kita. “Kamu kok bisa disini,” kataku. “Ini si Satria laper jadi kita tadi gak ikut,” kata Devan. “Oh,” kataku. “Kalau kamu sendiri kok kesini,” kata Devan. “Ceritanya panjang,” kataku. “Oh iya siapa yang bawa hp,” lanjutku. “Hp ku batrainya habis,” kata Dinar. “Yang lain,” kataku. “Aku ada,” kata Sufi. “Coba kamu telpon Bu Desi,” kataku. “Sebentar aku cek dulu,” kata Sufi. “Iya,” kataku. “Astaga hp ku mati dong,” kata Sufi. “Terus gimana,” kata Widia. “Kamu bawa powerbank,” kataku “Iya aku bawa,” kata Sufi. “Gimana bisa gak,” kata Widia. “Yess bisa nyala,” kata Sufi. “Di angkat gak,” kataku. “Belum, tapi nyambung kok,” kata Sufi “Di angkat, kalian diem dulu,” lanjut Sufi “Gimana,” kataku. “Kita disuruh ke BRI kiri jalan yang dekat lampu lalu lintas,” kata Sufi. “Sebentar aku laper gaes,” kata Widia. “Ya udah kamu makan bak pia tadi aja,” kataku. “Tunggu Widia dulu aja,” lanjutku. “Iya aku juga laper capek juga,” kata Dinar. “Kita makan sama-sama,” kata Widia. Setelah kita makan langsung turun dari bus mencari tukang becak yang ada di depan terminal. Kemudian kita menuju alamat yang tadi sudah di beritahukan tadi. Kita melihat dari arah jauh ada Bu Desi dan Bu Da’wa sedang hujan-hujanan di tengah-tengah jalan. Kita pun melambaikan tangan untuk memberi kode. Aku meminta kepada bapak becak untuk diturunkan di situ. Kita turun bersama dan disambut oleh sebuah pelukan dari guru-guru. Ditengah-tengah jalan kita berpelukan mengabaikan hujan yang begitu deras membasahi bumi. Malam itu sunyi tidak ada kendaraan hanya ada suara hujan dan tangisan. Cerpen Karangan Rinda Dwi Septianingsih, SMP 1 PURI Blog / Facebook Rinda Dwi1909 SMPN 1 PURI Cerpen Yogyakarta merupakan cerita pendek karangan Rinda Dwi Septianingsih, SMPN 1 Puri, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Hujan Kenangan Oleh Reny Rahma Yani Sore hari suasana di lingkungan SMA permata sudah tampak sepi. Tidak ada lagi siswa ataupun guru yang berlalu lalang di lantai 3 gedung sekolah ini. Semua sudah kembali ke Bujukan Oleh Shofa Nur Annisa Deas Sebagai seorang manusia kita diberikan pikiran dan hati dalam memilih. Terkadang kita memilih pilihan dengan hati dan terkadang kita memilih pilihan dengan pikiran. Tapi dari semua itu pilihan mana Angan Muda Oleh Rezatari Aku menatap lamat-lamat kerumunan pemuda yang semakin riuh itu dari ujung jembatan. Aku yakin, saat ini besit keraguan dicampur dengan ketakutan di wajahku amat nampak. Sudah lama setelah bel Orang Yang Beruntung Oleh Indah Rohmatin, SMPN 1 Puri Sinar matahari pagi yang menyinari belahan bumi ditambah dengan kicauan burung yang menyenangkan hati. di hari itulah tepat dimana awal tahun kujalani dengan suasana yang baru. Namaku chaira biasa 35 Hari Oleh Junavazuci Di balik balkon setinggi pinggang orang dewasa itu, Irene menyandarkan perutnya yang rata. Siswi kelas 3 itu berada di lantai dua SMA Pahlawan. Dia berkulit putih pucat, berambut panjang “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
BeritaBaru, Kota Jogja - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta melakukan pencegahan covid 19 di seputaran Kota Yogya, dengan memberikan pembinaan aplikasi di Play Store Get
Cerpen Karangan Muhammad Rahmanuddin Dinejad, SMPN 1 PuriKategori Cerpen Budaya, Cerpen Liburan, Cerpen Pengalaman Pribadi Lolos moderasi pada 21 January 2023 Pada hari sabtu aku pergi ke sekolah seperti biasa. Setalah pulang sekolah tiba-tiba ibuku memberitahuku bahwa besok minggu aku dan keluargaku akan pergi liburan ke Yogyakarta. Setelah tahu kabar tersebut aku pun sangat senang. “Bu, besok berangkat ke Yogyakarta jam berapa?” kataku. “Besok berangkat jam setengah 4 pagi pagi nak,” kata ibuku. “Berangkat ke Yogyakarta naik apa bu?” kataku. “Kita akan naik kereta. Ibu juga gak sabar dengan liburan kita besok,” kata ibuku. Keesokan harinya aku dan keluargaku bangun pukul 0300 pagi dan sholat subuh bergantian di rumah. Setelah sholat aku dan keluargaku bersiap-siap untuk berangkat. Aku dan keluargaku berangkat ke stasiun dengan menggunakan mobil. “Bu, kita tiba di stasiun pukul jam berapa?” kataku. “Kita tiba di stasiun kira-kira pukul 0400 pagi kalau tidak terjadi kemacetan,” kata ibuku. “Kereta tiba pukul jam berapa bu?” kataku. “Kereta tiba pukul 0500 nak,” kata ibuku. Hal tak terduga pun terjadi, ternyata jalanannya macet. Aku pun menunggu kemacetan tersebut dengan santai dan berharap sampai di stasiun tepat waktu. Setelah kemacetan berhasil terlewati, kami sampai di stasiun pukul 0419. Kami pun menunggu kereta sambil sarapan di restoran terdekat. “Mau sarapan menu apa nak?” kata ibuku. “Gimana kalau kita sarapan soto aja bu,” kataku. “Oke kita sarapan soto aja, pagi-pagi begini memang enaknya sarapan soto,” kata ibuku. “Iya bu,” kataku. Setelah kami sarapan, kami pun menunggu di stasiun pukul 0450. Kereta pun sampai, aku dan keluargaku bersiap-siap dan segera masuk ke kereta. Di kereta kami dapat tempat duduk yang bagus. Aku pun menikmati pemandangan di samping kaca kereta. “Woow, begini rasanya naik kereta ya bu,” kataku. “Iya, seperti naik mobil yang cepat,” kata ibuku. “Pemandangannya indah sekali,” kata adikku. “Iya,” kataku. Kereta pun sampai di Yogyakarta sekitar pukul 1200 siang. Setelah sampai di stasiun Yogyakarta, kami naik taksi menuju hotel. Kami menaruh barang-barang di hotel dan istirahat sebentar karena sangat lelah dari perjalanan tersebut. “Setelah istirahat kita mau ke candi apa bu?” kataku. “Kita mau ke candi Prambanan dan candi?, tebak candi apa coba,” kata ibuku. “Candi Borobudur?” kataku. “Ya itu benar sekali,” kata ibuku. “Berangkat jam berapa ke candi tersebut bu?” kataku. “Kita berangkat jam 2 nak,” kata ibuku. Selesai istirahat kami pun makan siang di hotel. Setelah makan siang aku dan keluargaku mandi dan bersiap-siap berangkat wisata ke candi-candi tersebut yaitu candi Prambanan dan candi Borobudur. Pertama kami pergi ke candi Borobudur, di sana kami tiba pukul 1454. Di sana kami berfoto bersama dan menikmati pemandangan tersebut. Setelah berfoto kami pun ke tempat istirahat. Kemudian aku bertemu seseorang yang sedang duduk di sekitar candi Borobudur. Orang tersebut bernama Joko. Aku pun bertanya kepada orang tersebut. “Halo pak selamat sore,” kataku. “Sore juga, ada apa ya,” kata Pak Joko. “Saya mau bertanya pak, candi Borobudur ini candi apa ya pak?” kataku. “Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.” kata Pak Joko. “Apa tujuan candi ini dibangun pak?” kataku. “Jadi begini, Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha. Nah begitu” kata Pak Joko. “Oo… sekarang saya mengerti, terimakasih pak katas informasinya,” kataku. “Iya nak sama-sama,” kata Pak Joko. Setelah bertanya aku pun langsung kembali ke tempat istirahat. Kemudian kami melanjutkan wisata ke candi Prambanan. Di sana kami tiba pukul 1627. Prambanan terdiri dari 3 Candi Trimurti yaitu candi Siwa, Wisnu, dan Brahma. Pertama kami pergi ke candi Siwa. Di candi tersebut kami berfoto dan menikmati pemandangan tersebut. Kemudian ke candi Wisnu dan candi Brahma. Setelah ke candi-candi tersebut, kami mempir ke toko terdekat. Kami membeli beberapa oleh-oleh dan souvenir di toko tersebut. Kemudian ayahku penasaran dan bertanya ke seseorang yang mengerti tentang candi-candi tersebut. “Selamat Sore pak,” kata ayahku. “Iya pak, ada yang bisa saya bantu?” kata orang tersebut. “Jadi begini, saya mau bertanya tentang nama asli candi prambanan dan maksud dari 3 candi Trimurti?” kata ayahku. “Oke pak saya jelaskan, nama asli candi prambanan ini adalah candi Siwagrha dan maksud dari 3 candi Trimurti adalah Candi Prambanan ini dipersembahkan untuk tiga dewa utama Hindu yaitu dewa Brahma sebagai dewa pencipta, dewa Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan dewa Siwa sebagai dewa pemusnah. Begitu pak,” kata orang tersebut. “Ooo.. pantas tadi saya melihat orang yang sedang beribadah di tempat tersebut,” kata ayahku. “Ya sudah pak terima kasih atas informasinya, saya permisi dulu pak,” kata ayahku. “Ya pak, hati-hati di jalan pak,” kata orang tersebut. “Ya pak,” kata ayahku. Setelah ke candi-candi tersebut aku dan keluargaku pulang ke hotel. Kami pulang naik taksi dan sampai di hotel pukul 1803. Kami beristirahat sebentar dan mandi. Lalu kami sholat maghrib bersama-sama di masjid sekitar hotel. Setelah sholat kami kembali ke hotel dan bersiap-siap. “Selanjutnya kita kemana bu?” kataku. “Kita mau jalan-jalan,” kata ibuku. “Jalan-jalan kemana bu malam-malam begini?” kataku. “Jalan-jalan ke Alun-Alun Kidul Yogyakarta,” kata ibuku. “Berangkat pukul berapa bu?” kataku. “Kita berangkat pukul 1930” kata ibuku. Sebelum kami berangkat ke Alun-Alun Kidul, kami sholat Isya’ terlebih dahulu. Setelah sholat kami pun berangkat ke alun-alun tersebut naik becak karena dekat. Di sana terdapat banyak sekali mobil-mobil gowes. Aku dan keluargaku menikamti pemandangan tersebut sambil makan malam di restoran terdekat. Selesai makan malam kami kembali ke hotel naik kendaraan yang sama. Sampainya di hotel kami segera berkemas dan pergi ke stasiun untuk pulang ke rumah. Kami naik taksi menuju stasiun kereta. “Keretanya sampai pukul berapa bu?” kataku. “Kereta sampai pukul 2200,” kata ibuku. Aku dan keluargaku sampai di stasiun pukul 2130. Dan kami pun menunggu kereta datang sambil makan makanan ringan. Setelah kereta sampai aku dan keluargaku masuk ke kereta. Karena terlalu lelah akhirnya kami tertidur di kereta. Ketika kereta hampir sampai di stasiun ibuku membangunkan kita. “Nak bangun kita mau sampai,” kata ibuku. “Hhaaa… Iya bu,” kataku. “Yah, kita mau sampai, bangun,” kata ibuku. “Sekarang jam berapa bu?” kata ayahku. “Sekarang jam 5 pagi yah,” kata ayahku. Setelah perjalanan yang sangat lama sekitar 7 jam, akhirnya kami sampai di stasiun. Kami pun naik mobil dan segera pulang karena hari ini adalah hari senin. Kami sampai di rumah pukul 0600. Meskipun aku harus sekolah di hari tersebut, aku sangat menikmati liburan tersebut. Cerpen Karangan Muhammad Rahmanuddin Dinejad, SMPN 1 Puri Blog / Facebook rahmanuddindinejad / Rahmanuddin Dinejad SMPN 1 Puri Cerpen Yogyakarta merupakan cerita pendek karangan Muhammad Rahmanuddin Dinejad, SMPN 1 Puri, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Akhir Liburan Kelas 7 di Anyer Oleh Elisa Huaamm… Matahari bersinar terang pagi ini, aku harus bangun karena hari ini aku mau pergi bersama sekolahku ke anyer, bersama teman-teman ku kami semua menaiki bus yang telah disiapkan Berantem Sama Teman Waktu SD Oleh Shandi Dwipermana Yang saya mau bagi cerita ini adalah kisah nyata. jadi, waktu itu saya masih kelas 6 SD tahun ajaran 2012/2013 dan hari itu saya sedang sakit demam tapi karena Siti Nurbaya Hidup Lagi Oleh Miga Imaniyati 40 tahun yang lalu, ada gadis bernama Siti. Nama panjangnya Marsiti. Satu kata saja. Menurutnya, dia rupawan. Dan itu memang benar. Dia kembang desa. Banyak orang terpesona dengan wajahnya Harus Berbohong Oleh Sofia Dimulai dari mimpiku ingin menjadi seorang paskibraka tingkat kabupaten, aku mengenal dia. Ehemm sebelumnya perkenalkan namaku Sofia baru naik kelas 2 SMA aku termasuk pendiam saat berada di terlalu Hujan, Laut dan Kenangan itu Oleh Nurus Sa'adah Malam yang dingin. Kutengadahkan wajahku ke atas. Menatap langit, sepertinya langit masih berselimut mendung. Teras rumah juga masih basah. Tadi sore hujan turun lagi, sepertinya akhir-akhir ini hujan seringkali “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
Itinerarydan Cerita Perjalanan ke Tempat Wisata Jogja Siapa yang tak kenal dengan salah satu kota yang terkenal dengan keistimewaannya yang satu ini. Contoh Cerpen Liburan Ke Pantai Cerpen Tentang Liburan - Berlibur ke Pulau Bali - Menulis Indonesia Contoh Karangan Liburan Sekolah Dirumah - Tempat Wisata Indonesia Kumpulan Cerpen oleh Fajar.
April 16, 2023 Pendidikan 2 Views Pengenalan Hello Sobat Ilyas, siapa yang tidak suka liburan? Setiap orang pastinya suka liburan, apalagi liburan yang menyenangkan dan penuh pengalaman. Ada banyak sekali tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi untuk memperkaya pengalaman liburan kita. Dalam artikel ini, saya akan berbagi cerita tentang pengalaman liburan saya yang tak terlupakan. Yuk, simak cerita saya! Destinasi Pertama Bali Liburan pertama saya adalah ke Bali. Bali merupakan destinasi wisata yang paling populer di Indonesia. Saya dan keluarga mengunjungi beberapa tempat seperti Pantai Kuta, Tanah Lot, dan Pura Besakih. Kami juga mengunjungi Desa Kuta yang terkenal dengan seni lukisnya. Selain itu, kami juga mencicipi kuliner khas Bali seperti babi guling dan nasi campur. Pengalaman liburan pertama saya di Bali benar-benar menyenangkan dan tak terlupakan. Destinasi Kedua Lombok Setelah puas berlibur di Bali, kami melanjutkan perjalanan ke Lombok. Lombok juga menyimpan banyak destinasi wisata yang menarik seperti Pantai Senggigi, Gunung Rinjani, dan Gili Trawangan. Kami memilih untuk mengunjungi Gili Trawangan yang terkenal dengan pantainya yang indah dan jernih. Kami juga melakukan snorkeling dan menyaksikan keindahan bawah laut yang memukau. Pengalaman liburan di Lombok juga sangat berkesan dan membuat kami ingin kembali lagi ke sana. Destinasi Ketiga Jogja Selanjutnya, kami memutuskan untuk mengunjungi Jogja. Jogja merupakan daerah yang kaya akan budaya dan sejarah. Kami mengunjungi Keraton Yogyakarta, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur. Kami juga mencoba kuliner khas Jogja seperti gudeg dan bakpia. Pengalaman liburan di Jogja sangat berbeda dengan pengalaman liburan di Bali dan Lombok. Kami dapat mempelajari sejarah dan budaya Indonesia yang kaya melalui kunjungan kami di Jogja. Kesimpulan Itulah cerita singkat tentang pengalaman liburan saya yang tak terlupakan. Dari Bali, Lombok, hingga Jogja, setiap tempat memiliki keunikan dan keindahan yang berbeda-beda. Liburan bukan hanya tentang bersenang-senang, tetapi juga tentang memperkaya pengetahuan dan pengalaman kita. Bagaimana dengan kalian, Sobat Ilyas? Apa pengalaman liburan yang paling berkesan bagi kalian? Jangan lupa untuk berbagi cerita kalian di kolom komentar ya! Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya.
. 11i5gtxuw8.pages.dev/17011i5gtxuw8.pages.dev/19011i5gtxuw8.pages.dev/24711i5gtxuw8.pages.dev/9411i5gtxuw8.pages.dev/32311i5gtxuw8.pages.dev/34011i5gtxuw8.pages.dev/4511i5gtxuw8.pages.dev/253
cerpen tentang liburan ke yogyakarta